Singkat: Temukan D-LX 201 UA-C0/M5/87EX/PCG, monitor nyala api ringkas yang dapat memantau sendiri dan anti-gagal untuk nyala api gas, minyak, dan batu bara. Ideal untuk aplikasi pembakar tunggal, dilengkapi sensor UV, VIS, atau IR dan beroperasi pada suhu ekstrem dari -40°C hingga +75°C. Sempurna untuk insinerator limbah dan rantai pengaman industri hingga SIL3.
Fitur Produk Terkait:
Monitor nyala api kompak yang dapat dipantau secara mandiri dan aman dari kegagalan untuk nyala api gas, minyak, dan batu bara.
Sensor api UV, VIS, atau IR terintegrasi untuk aplikasi pembakar tunggal.
Beroperasi pada suhu ekstrem dari -40°C hingga +75°C.
Tersertifikasi untuk keamanan dan ketersediaan tertinggi tanpa aksesori tambahan.
Mendukung Keamanan Fungsional dalam rantai keselamatan hingga SIL3.
Output relai api sebagai relai pergantian (SPDT, 1 x NO, 1 x NC).
Pertukaran bahan habis pakai yang mudah dan tampilan pengaturan lokal.
Ideal untuk insinerator limbah, kilang, dan pabrik pemrosesan termal.
Pertanyaan:
Jenis api apa yang dapat dipantau oleh D-LX 201?
D-LX 201 dapat memantau api gas, minyak, dan batu bara menggunakan sensor api UV, VIS, atau IR yang terintegrasi.
Berapa kisaran suhu pengoperasian untuk monitor api ini?
Monitor nyala api beroperasi pada suhu sekitar -40°C hingga +75°C, sehingga cocok untuk kondisi ekstrem.
Apakah D-LX 201 cocok untuk rantai pengaman hingga SIL3?
Ya, D-LX 201 ideal untuk Keselamatan Fungsional dalam rantai keselamatan hingga SIL3, memastikan keamanan dan ketersediaan tertinggi.